Tampilkan postingan dengan label Take Back. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Take Back. Tampilkan semua postingan

Cara Mengembalikan GRUB Ubuntu 12.04 yang tertimpa windows


Banyak alasan yang menyebabkan GRUB tidak muncul pada saat booting. Salah satu alasan yang paling utama adalah bootloader Ubuntu (GRUB) tertimpa oleh bootloader sistem operasi lain misalnya Microsoft Windows. Ini sangat sering terjadi di kalangan pengguna Linux yang dualboot dengan Windows.
Jika kita menginstall ulang Windows pada komputer yang sebelumnya sudah terinstall Ubuntu maka GRUB Ubuntu akan tertimpa oleh MBR punya Windows, inilah yang mengakibatkan mengapa menu grub tidak tampil pada saat komputer booting.
Jika kita menginstall ulang Windows setelah menginstall Ubuntu, maka GRUB akan tertimpa oleh MBR Windows. Pada kondisi ini Ubuntu Anda tidak rusak ataupun hilang, dan tidak perlu melakukan install ulang Ubuntu, karena yang dibutuhkan adalah menginstall kembali bootloader Ubuntu (GRUB) yang tertimpa oleh MBR Windows. Ingat, yang diinstall ulang hanya bootloadernya saja buka sistem operasinya.
Untuk menginstall ulang GRUB kita membutuhkan LiveCD Ubuntu, usahakan yang sama versinya dengan Ubuntu yang sedang kita gunakan/yang akan dikembalikan GRUB nya. Contohnya, gunakan Live CD Ubuntu 12.04 untuk mengembalikan GRUB dari Ubuntu 12.04, dst.
Kalau sudah punya Live CD nya, saatnya mulai :
  1. Masukkan Live CD Ubuntu ke CD/DVD ROM laptop/PC dan booting ke Live CD tersebut.
  2. Setelah berhasil masuk ke desktop Ubuntu, jalankan Terminal dan jalankan beberapa perintah dibawah ini
  • fdisk -l    (lihat sda berapa linux yang agan pakai , disini saya kasusnya SDA7)
  • sudo mkdir  /media/root
  • sudo mount  /dev/sda7  /media/root
  • sudo grub-install  --root-directory=/media/root  /dev/sda 
kemudian, coba restar PC anda dan lihat hasilnya,, (Insya Allah Berhasil)
NB: jika apabila pada saat grub ubuntu, bootloader windows nya tidak keluar, maka masukan kembali CD Linux
       (Live CD) kemudian masuk lagi ke terminal dan ketikkan perintah dibawah ini :
  • sudo update-grub
>>  Sedikit Semoga Banyak Manfaatnya <<

Cara Mengembalikan GRUB Ubuntu Yang Hilang Tertimpa Installasi Windows


Ubuntu menggunakan GRUB (GRand Unified Bootloader) sebagai boot-loader/boot-manager, yaitu sebuah program kecil (dan juga bagian dari sistem operasi) yang nantinya akan memuat sistem operasi yang biasanya tertanam pada harddisk.
Ubuntu mulai menggunakan GRUB 2 mulai sejak Ubuntu 9.10 (Karmic Koala) dirilis, sedangkan Ubuntu 9.04 (Jaunty Jackalope) kebawah masih versi GRUB legacy.
Bagi para pengguna Ubuntu/Linux dualboot pasti tidak asing lagi dengan GRUB, karena setiap kali mereka menyalakan komputer pasti akan melihat bagimana grub ini bekerja. Dengan adanya grub ini kita akan diberikan pilihan untuk booting ke sistem operasi mana saja yang terinstall di komputer kita (lihat gambar diatas). Tapi bagimana kalau tidak ada sistem operasi lain selain Ubuntu? Kalau tidak ada sistem operasi lain yang terdeteksi oleh grub, maka saat komputer dinyalakan maka biasanya akan langsung masuk ke Ubuntu.

Versi GRUB

Supaya tidak bingung, berikut ini adalah penjelasan singkat tentang grub yang digunakan pada tiap versi Ubuntu yang telah dirilis.
  • Jika Anda menginstall (fresh install) Ubuntu 9.10 keatas, maka Anda menjalankan GRUB 2
  • Jika Anda menginstall Ubuntu 9.10 kebawah, maka Anda menjalankan GRUB legacy
  • Jika Anda menginstall Ubuntu 9.10 kebawah lalu mengupgradenya ke Ubuntu 9.10, maka Anda menjalankan GRUB legacy secara default, kecuali Anda mengupgradenya ke GRUB 2.
  • Setiap Ubuntu (9.10 keatas) yang baru saja diinstall akan langsung masuk ke desktop Ubuntu jika tidak ada sistem operasi lain yang diinstall
  • Anda bisa menekan dan tahan tombol Shift untuk memunculkan menu GRUB atau juga bisa dengan tombol Esc
  • File yang berisi konfigurasi GRUB legacy ada pada /boot/grub/menu.lst, sedangkan pada GRUB 2 ada pada /boot/grub/grub.cfg
Untuk mengecek versi GRUB yang Anda gunakan jalankan perintah ini di Terminal:

grub-install -v

GRUB tidak muncul/tertimpa

Banyak alasan yang menyebabkan GRUB tidak muncul pada saat booting. Salah satu alasan yang paling utama adalah bootloader Ubuntu (GRUB) tertimpa oleh bootloader sistem operasi lain misalnya Microsoft Windows. Ini sangat sering terjadi di kalangan pengguna Linux yang dualboot dengan Windows.
Jika kita menginstall ulang Windows pada komputer yang sebelumnya sudah terinstall Ubuntu maka GRUB Ubuntu akan tertimpa oleh MBR punya Windows, inilah yang mengakibatkan mengapa menu grub tidak tampil pada saat komputer booting.

Mengembalikan GRUB Ubuntu yang hilang/tertimpa

Jika kita menginstall ulang Windows setelah menginstall Ubuntu, maka GRUB akan tertimpa oleh MBR Windows. Pada kondisi ini Ubuntu Anda tidak rusak ataupun hilang, dan tidak perlu melakukan install ulang Ubuntu, karena yang dibutuhkan adalah menginstall kembali bootloader Ubuntu (GRUB) yang tertimpa oleh MBR Windows. Ingat, yang diinstall ulang hanya bootloadernya saja buka sistem operasinya.
Untuk menginstall ulang GRUB kita membutuhkan LiveCD Ubuntu, usahakan yang sama versinya dengan Ubuntu yang sedang kita gunakan/yang akan dikembalikan GRUB nya. Contohnya, gunakan Live CD Ubuntu 9.10 untuk mengembalikan GRUB dari Ubuntu 9.10, atau gunakan Live CD Ubuntu 11.04 untuk mengembalikan GRUB dari Ubuntu 11.04, dst.
Kalau sudah punya Live CD nya, saatnya mulai.
  • Masukkan Live CD Ubuntu ke CD/DVD ROM laptop/PC dan booting ke Live CD tersebut.
  • Setelah berhasil masuk ke desktop Ubuntu, jalankan Terminal dan jalankan beberapa perintah dibawah ini.
1. Anda harus menentukan dimana letak partisi Ubuntu:
sudo fdisk -l
Contoh di komputer saya Via Terminal:

atau bisa juga mengecek lokasi partisi Via program GParted (program bawaan pada Live CD Ubuntu):


Pada gambar diatas (via Terminal dan Gparted) menunjukkan kalau lokasi instalasi Ubuntu saya adalah pada partisi /dev/sda7. Punya Anda mungkin berbeda, bisa saja /dev/sda5, /dev/sda6, dan lainnya.
2. Mount partisi dimana instalasi Ubuntu berada:
sudo mount /dev/sdaX /mnt
/dev/sdaX adalah lokasi instalasi Ubuntu. Lokasi instalasi ini tergantung pada hasil pada langkah 1.
3. Install grub ke partisi yang sudah di-mount
sudo grub-install --root-directory=/mnt/ /dev/sda
4. Update GUBR
Setelah semua langkah diatas sukses dijalankan, yang harus Anda lakukan berikutnya adalah merefresh GRUB yang baru saja diinstall.
sudo update-grub
Terakhir, restart komputer Anda untuk memastikan apakah GRUB sudah tampil pada saat booting.
Update:
Kalau cara diatas belum berhasil (kadang-kadang muncul pesan /usr/sbin/grub-probe: error: cannot stat `aufs'), maka yang harus Anda lakukan adalah:
sudo mount /dev/sda1 /mnt
sudo mount --bind /dev /mnt/dev
sudo mount --bind /proc /mnt/proc
sudo mount --bind /sys /mnt/sys
sudo chroot /mnt

update-grub
grub-install /dev/sda
grub-install --recheck /dev/sda
exit
sudo umount /mnt/dev/pts
sudo umount /mnt/dev
sudo umount /mnt/proc
sudo umount /mnt/sys
sudo umount /mnt
Lalu jalankan lagi sudo update-grub sampai partisi Windows Anda dikenali. Kalau sudah muncul pesan seperti ini:
Found Windows 7 (loader) on /dev/sdaX
itu berarti GRUB nya sukses di recover


>>> Semoga Sedikit Banyak Manfaatnya <<<



Mengembalikan File atau Foto yang telah Terhapus dengan DiskDigger


      Diskdigger adalah aplikasi yang dibuat untuk menemukan kembali file dari tipe media apapun yang bisa dibaca oleh komputer Anda, termasuk flash disk, memory card (SD, Compact Flash, memory Stick, dll), dan tentunya hard disk Anda. Tipe file yang bisa ditemukan kembali adalah foto, video, musik, dokumen, dan format lainnya.
    DiskDigger bekerja dengan cara melakukan scanning menyeluruh setiap sektor dari media untuk menjejaki file yang hilang.
DiskDigger sangat berguna bagi Anda ketika: Anda menghapus satu atau lebih foto dari memory card secara tidak sengaja, dan ingin file-file tersebut kembali. Anda menghapus satu atau lebih foto dari memory card secara sengaja, namun sekarang menginginkannya kembali, Anda menghapus beberapa dokumen dari USB flash disk, dan menginginkannya lagi, Anda mengakses hard disk lama yang telah diformat ulang, dan ingin mengetahui apa konten sebelumnya yang terdapat dalam harddisk, Anda hanya ingin tahu apakah foto-foto lama (atau file lain) masih ada dalam memory card.

Terdapat update terbaru dari DiskDigger, fitur-fitur baru tersebut adalah:
          Support untuk menemukan lagi file media OGG (termasuk Ogg Vorbs Audio, Ogg Theora Video, dan file media lainnya dengan format Ogg), dengan preview dari metadata yang ditemukan pada file.
Support untuk menemukan lagi FLAC audio files, juga kemampuannya untuk preview album art dan metadata lain yang ditemukan pada file.
Fitur-fitur DiskDigger:

          DiskDigger memiliki dua mode operasi yang dapat Anda pilih setiap kali melakukan scan disk. Mode-mode ini disebut “dig deep” dan “dig deeper”. Berikut adalah list dari masing-masing mode:

Dig Deep:
Undelete file dari partisi FAT (FAT12, FAT16, FAT32), NTFS, dan exFAT.
Filer file dengan nama dan ukuran.
Mengurutkan file berdasarkan nama, ukuran, tanggal, dan direktori.
Dig Deeper:

scan seluruh disk untuk menjejaki tipe file yang spesifik.
Tipe file yang di-support:
Foto dan Gambar:
JPG – Gambar yang disimpan dalam kamera digital dan Web (Joint Photographic Experts Group)
PNG – Portable Network Graphics
GIF – Graphics Interchange Format
BMP – windows dan OS/2 bitmap image
TIFF – Tagged Image File Format
ICO – windows Icon
ANI – windows Animated Cursor
CR2 – Canon RAW image
SR2 – Sony RAW image
NEF – Nikon RAW image
DCR – Kodak RAW image
PEF – Pentax RAW image
DNG – Adobe Digital Negative
SVG – Scalable Vector Graphics
PSD – Adobe Photoshop Image
RAS – Sun raster image
PSP – Paint Shop Pro Image
Thumbcache – windows thumbnail cache
Dokumen:
DOC – Microsoft Word document (2003 ke bawah)
DOCX – Microsoft Word document (2007 ke atas)
XLS – Microsoft Excel spreadsheet (2003 ke bawah)
XLSX – Microsoft Excel spreadsheet (2007 ke atas)
PPT – Microsoft PowerPoint presentastion (2003 ke bawah)
PPTX – Microsoft PowerPoint presentation (2007 ke atas)
VSD – Microsoft Visio document
PDF – portable Document Format
XML – eXtensible Markup Language
HTML – Hypertext Markup Language
RTF – Rich Text Format
WPD – WordPerfect document
WPS – Microsoft Works document
PUB – Microsoft Publisher document
XPS – XML Paper Spesification
GIF – Graphics Interchange Format
BMP – windows dan OS/2 bitmap image
TIFF – Tagged Image File Format
ICO – windows Icon
ANI – windows Animated Cursor
CR2 – Canon RAW image
SR2 – Sony RAW image
NEF – Nikon RAW image
DCR – Kodak RAW image
PEF – Pentax RAW image
DNG – Adobe Digital Negative
SVG – Scalable Vector Graphics
PSD – Adobe Photoshop Image
RAS – Sun raster image
PSP – Paint Shop Pro Image
Thumbcache – windows thumbnail cache
Audio dan Video:
MP3 – format Audio yang sering digunakan pada digital media player (MPEG layer 3)
WMA – windows Media Audio
AVI – Audio Video Interlace
WAV – Wave Audio
MID – Musical Instrument Digital Interface
FLV – Adobe Flash Video
WMV – windows Media Audio
MOV – Quicktime Video
M4A – MPEG-4 audio
M4V – MPEG-4 video
3GP – Third Generation Partnership video
F4V – Adobe Flash video based on MPEG-4 Part 12
RM – RealMedia video
RMVB – RealMedia video 9variable bitrate)
MKV – Matroska video
MPEG – Motion Picture Experts Group
Compressed Archives:
ZIP – Format kompresi yang banyak digunakan
RAR – Roshal ARchive, digunakan oleh WinRAR
7Z – Format kompresi digunakan oleh 7-Zip
GZ – Format kompresi digunakan gzip
SIT – Format kompresi digunakan oleh StuffIt untuk Mac
CAB – Microsoft Cabinet archive
SZDD – File kompresi dibuat oleh COMPRESS.EXE dari MS-DOS
Lainnya:
ISO – Images of Optical Media, seperti CD dan DVD
EXE – File eksekusi windows atau MS-DOS
DLL – dynamic link library Windows  atau MS-DOS
MDB – Microsoft Access Database (2003 ke bawah)
ACCDB – Microsoft Access Database (2007 ke atas)
XAC – GnuCash data file
KMY – KMyMoney data file
DWG – AutoCAD drawing
DXF – Drawing Interchange Format
CHM – Microsoft Compiled HTML Help file

Link Download
 
Support : Pos Komputer Blog | Johny Template | Mas Template
Copyright © 2011. POS KOMPUTER BLOG - All Rights Reserved
Template Modify by Creating Website
Proudly powered by Blogger